SUARAMERDEKA PEKALONGAN-Tentunya kita kerap mendengar bunyi hadits yang mengatakan bekerja untuk duniamu seolah-olah hidup selamanya. Bahkan hadist tersebut turut dilantunkan oleh grub qosidah Nasidarian pada era 90-an.. Bagimana makna di balik hadits di atas. Begini ulasannya. Rasulullah SAW meriwayatkan dari Ibnu Umar ra, yang artinya begini: SeeFull PDFDownload PDF. TAKHRIJ HADIS BEKERJA UNTUK DUNIA SEPERTI AKAN HIDUP SELAMANYA DISUSUN OLEH : RIKI PRAMULIA LUBIS (0305183157) KELAS/SEMESTER : PMM-3 / 1 MATA KULIAH : HADIS DOSEN PENGAMPU : Dr. H. MUHAMMAD ROZALI, MA. KataKata Indah Tentang Kehidupan. 1. "Alam tidak memiliki sesuatu yang tanpa manfaat." -Aristoteles. 2. "Apa yang saya saksikan di alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi oleh perasaan rendah hati." Adapunwaktunya, sesungguhnya dunia itu sementara, usia manusia menurut usia dunia sangatlah pendek sekali, sedangkan akhirat, maka sesungguhnya ia adalah kenikmatan yang selamanya, penghuni-penghuninya kekal di dalamnya, bila seorang yang berakal mau berpikir tentang kedua negeri tersebut dan tergambar olehnya hakikat keduanya dengan sebenar Allahberfirman: "Tetapi kamu (orang-orang kafir) lebih memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. (QS. Al-A'la: 16-17) Sayangnya, kesadaran ini seringkali terlupakan oleh diri kita sendiri. Padahal, bukan tidak mungkin, hari ini, esok, atau lusa, perjalanan itu harus kita lalui, bahkan dengan ceramah tentang menutup aurat laki laki dan perempuan.

hidup di dunia hanya sementara akhirat selamanya