1 Usaha yang dilakukan membentuk sudut dengan arah perpindahan Sebuah benda yang terletak pada bidang datar dikenai gaya F yang membentuk sudut ɵ terhadap bidang datar sehingga benda berpindah sejauh S searah bidang datar. Untuk menentukan usaha yang dilakukan oleh gaya F terhadap benda selama perpindahan benda tersebut, gaya F diuraikan Dengankata lain usaha merupakan besaran yang digunakan untuk memindahkan suatu benda atau merubah kedudukan suatu benda. Bila berbicara mengenai gaya dan perpindahan, maka tentu akan berhubungan dengan energi. Besar usaha yang harus dilakukan untuk mengurangi kecepatan benda itu hingga menjadi sepertiganya adalah A. 100 J B. 86 J C. 64 Kamusudah mengetahui usaha yang dilakukan untuk memindahkan sebuah benda ke arah horisontal, tetapi bagaimanakah besarnya usaha yang dilakukan untuk memindahkan sebuah benda ke arah vertikal? Memindahkan benda secara vertikal memerlukan gaya minimal untuk mengatasi gaya gravitasi bumi yang besarnya sama dengan berat suatu benda. Secara Usaha yang dilakukan oleh gaya F adalah: W F = Fx. Energi. yang diterima F ini akan disimpan sebagai energi potensial. dan sebagai usaha untuk melawan gaya gesek. Fx = 1 2 kx2 + µm 1. gx. Perhatikan bahwa pada kasus ini usaha oleh gaya gesekan hanya. bekerja pada m 1. saja (benda m 2. tidak berubah tempat). Untuk benda 2 gaya pegas yang Sebuahbenda massanya 2 kg jatuh bebas dari puncak gedung bertingkat yang tingginya 100 m. Apabila gesekan dengan udara diabaikan dan g = 10 m s-2 maka usaha yg dilakukan oleh gaya berat sampai pada ketinggian 20 m dari tanah adalah.. Pembahasan Usaha, perubahan energi potensial gravitasi: W = mgΔ h W = 2 x 10 x (100 − 20) W = 1600 joule 11. ceramah tentang menutup aurat laki laki dan perempuan. Pernahkah kamu berusaha mendorong tembok? Apakah tembok tersebut bergerak? Meskipun kamu merasa lelah dan berkeringat, namun saat kamu mendorong tembok tersebut, dikatakan bahwa kamu tidak melakukan usaha sama sekali atau usahanya bernilai nol. Mengapa demikian? Semakin besar gaya yang digunakan untuk memindahkan benda, semakin besar pula usaha yang dilakukan. Semakin besar perpindahan benda, semakin besar pula usaha yang dilakukan. Berdasarkan pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa besarnya usaha W ditentukan oleh besar gaya yang diberikan pada benda F dan besar perpindahan s. Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut. Keterangan Westward = usaha joule F = gaya newton due south = perpindahan meter Laju energi atau daya P adalah besar energi yang dipergunakan dalam setiap detik , sehingga dapat ditentukan dengan cara membagi besar usaha West dengan selang waktunya t, atau secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut Keterangan P = daya watt Due west = usaha joule t = waktu sekon Berikut ini merupakan laba penggunaan pesawat dalam kehidupan sehari-hari Mengubah energi Mengubah arah gaya Mengurangi gaya Menambah usaha A. 1, two, dan iii B. ii, 3, dan 4 C. 1 dan 3 D. 2 dan 4 Sebuah balok berada pada lantai licin dan ditarik oleh gaya F = 40 Newton. Jika usaha yang dilakukan oleh gaya kepada balok adalah 680 joule, hitunglah besar perpindahan balok! A. 15 meter B. sixteen meter C. 17 meter D. 18 meter Sobat pintar, pada saat kita melakukan aktivitas, kita selalu berupaya agar dapat melakukan usaha dengan mudah. Oleh karena itu, kita menggunakan alat bantu pesawat sederhana untuk membantu melakukan aktivitas. Pesawat sederhana adalah alat mekanik yang dapat mengubah arah atau besaran dari suatu gaya. Secara umum, alat-alat ini bisa disebut sebagai mekanisme paling sederhana yang memanfaatkan keuntungan mekanik untuk menggandakan gaya. Sebuah pesawat sederhana menggunakan satu gaya kerja untuk bekerja melawan satu gaya beban. Dengan mengabaikan gaya gesek yang timbul, maka kerja yang dilakukan oleh beban besarnya akan sama dengan kerja yang dilakukan pada beban. Kerja yang timbul adalah hasil gaya dan jarak. Jumlah kerja yang dibutuhkan untuk mencapai sesuatu bersifat konstan, walaupun demikian jumlah gaya yang dibutuhkan untuk mencapai hal ini dapat dikurangi dengan menerapkan gaya yang lebih sedikit terhadap jarak yang lebih jauh. Dengan kata lain, peningkatan jarak akan mengurangi gaya yang dibutuhkan. Rasio antara gaya yang diberikan dengan gaya yang dihasilkan disebut keuntungan mekanik. Sobat pintar, terdapat beberapa jenis pesawat sederhana diantaranya Katrol Tahukah kamu bagaimana seseorang dapat mengambil air dari sumur yang dalam dengan menggunakan timba. Ini karena orang tersebut memanfaatkan katrol tetap yang berfungsi untuk mengubah arah gaya . Jika tali yang terhubung pada katrol ditarik ke bawah, maka secara otomatis timba yang berisi air akan terkerek ke atas. Keuntungan mekanis katrol tetap sama dengan 1. Karena pada katrol tetap tunggal, gaya kuasa yang digunakan untuk menarik bebas sama dengan gaya beban. Berbeda dengan katrol tetap, kedudukan katrol bebas berubah dan tidak dipasang di tempat tertentu. Perhatikan gambar di bawah Roda Berporos Kamu tentunya sudah tidakasing lagi dengan sepeda, bahkan sebagian besar di antara kamu pasti pernah menggunakannya. Roda gigi gear dan ban pada sepeda adalah salah satu contoh pesawat sederhana yang tergolong roda berporos. Roda gigi berfungsi sebagai pusat pengatur gerak roda sepeda yang terhubung langsung dengan roda sepeda , sedangkan roda sepeda menerapkan prinsip roda berporos untuk mempercepat gaya saat melakukan perjalanan. Gambar dibawah menunjukkan roda gigi pada sepeda motor sebagai contoh roda berporos. Selain roda sepeda, contoh penerapan pesawat sederhana jenis roda berporos adalah pada kursi roda, mobil, dan sepatu roda. Bidang Miring Bidang miring merupakan bidang datar yang diletakkan miring atau membentuk sudut tertentu sehingga dapat memperkecil gaya kuasa . Contoh penerapan bidang miring adalah tangga, sekrup, dan pisau. Keuntungan mekanis bidang miring dapat dihitung sebagai berikut. Karena segi tiga yang besar sebangun dengan segitga yang kecil, maka sehingga, KM bidangmiring = l/h Keterangan KM = keuntungan mekanis FB = gaya beban FK = gaya kuasa fifty = panjang bidang miring h = tinggi bidang miring Pengungkit Pengungkit merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari . Contoh alat-alat yang merupakan pengungkit antara lain gunting, linggis, jungkat-jungkit, pembuka botol, pemecah biji kenari, sekop, koper, pinset, dan sebagainya. Pengungkit dapat memudahkan usaha dengan cara menggandakan gaya kuasa dan mengubah arah gaya . Agar kita dapat mengetahui besar gaya yang dilipatgandakan oleh pengungkit maka kita harus menghitung keuntungan mekanisnya. Cara menghitung keuntungan mekanisnya adalah dengan membagi panjang lengan kuasa dengan panjang lengan beban. Panjang lengan kuasa adalah jarak dari tumpuan sampai titik bekerjanya gaya kuasa. Panjang lengan beban adalah jarak dari tumpuan sampai dengan titik bekerjanya gaya beban. Agar kamu mudah memahaminya, perhatikan gambar berikut! Karena syarat kesetimbangan tuas adalah FB × LB = FK × LK maka KMtuas = LB/LK Diketahui Ditanya Jawab Usaha yang dilakukan untuk memindahkan benda ke puncak, yaitu Jadi, usaha yang dilakukan untuk memindahkan benda adalah 800 Joule. Ilustrasi orang menarik benda dan membutuhkan usaha. Foto brgfx/FreepikPengertian dan Rumus Usaha dalam FisikaIlustrasi orang mendorong benda dan membutuhkan usaha. Foto brgfx/FreepikRumus usaha dalam Fisika. Foto Nada Shofura/kumparanRumus usaha dalam Fisika. Foto Nada Shofura/kumparanIlustrasi penyelesaian rumus usaha dalam Fisika. Foto Nada Shofura/kumparanRumus Menghitung Usaha dalam Fisika dengan Metode GrafikGrafik hubungan gaya dan usaha perpindahan sebuah benda yang bergerak. Foto Nada Shofura/kumparanRumus Menentukan Usaha dalam Fisika dengan Beberapa GayaIlustrasi beberapa orang melakukan usaha. Foto Berikut berbagai macam contoh soal dan pembahasan tentang usaha dan energi untuk meningkatkan pemahaman Sebuah balok ditarik gaya F = 120 N yang membentuk sudut 37o terhadap arah horizontal seperti pada gambar. Jika balok bergeser sejauh 10 m, tentukan usaha yang dilakukan pada balok!Pembahasan2. Balok bermassa 2 kg berada di atas permukaan yang licin dipercepat dari kondisi diam hingga bergerak dengan percepatan 2 m/ usaha yang dilakukan terhadap balok selama 5 s!PembahasanTerlebih dahulu dicari kecepatan balok saat 5 s, kemudian dicari selisih energi kinetik dari kondisi awal dan akhirnya3. Benda 10 kg hendak digeser melalui permukaan bidang miring yang licin seperti gambar berikut!Tentukan usaha yang diperlukan untuk memindahkan benda tersebut!PembahasanMencari usaha dengan selisih energi potensial 4. Perhatikan grafik gaya F terhadap perpindahan S di bawah!Tentukan besarnya usaha hingga detik ke 12!PembahasanUsaha = Luasan antara garis grafik F-S dengan sumbu S, untuk grafik di atas luasan berupa trapesiumW = 1/212 + 9 x 6 W = 1/2 216 W = 63 joule5. Sebuah mobil bermassa kg sedang bergerak dengan kelajuan 72 km/jam mendekati lampu besar gaya pengereman yang harus dilakukan agar mobil berhenti di lampu merah yang saat itu berjarak 100 meter dari mobil! 72 km/jam = 20 m/sPembahasan6. Sebuah tongkat yang panjangnya 40 cm dan tegak di atas permukaan tanah dijatuhi martil 10 kg dari ketinggian 50 cm di atas ujungnya. Bila gaya tahan rata-rata tanah 103 N, maka banyaknya tumbukan martil yang perlu dilakukan terhadap tongkat agar menjadi rata dengan permukaan tanah adalah….PembahasanDua rumus usaha yang terlibat disini adalahPada martil W = m g Δ hPada tanah oleh gaya gesekanW = F SCari kedalaman masuknya tongkat S oleh sekali pukulan martilF S = mgΔh103 S = 10 100,5S = 50/1000 = 5/100 m = 5 cmJadi sekali jatuhnya martil, tongkat masuk tanah sedalam 5 cm. Untuk tongkat sepanjang 40 cm, maka jumlah jatuhnya martiln = 40 5 = 8 kali7. Sebuah balok berada pada sebuah bidang miring dengan koefisien gesekan 0,1 seperti diperlihatkan gambar turun ke bawah untuk tinjauan 5 gaya-gaya yang bekerja pada balokb usaha masing-masing gaya pada balokc usaha total Gunakan g = 10 m/s2, sin 53o = 0,8, cos 53o = 0,6, W huruf besar untuk lambang usaha, dan w kecil untuk lambang gaya gaya-gaya yang bekerja pada balokgaya normal N, gaya berat w dengan komponennya yaitu w sin 53° dan w cos 53°, gaya gesek Fgesb usaha masing-masing gaya pada balokDengan bidang miring sebagai lintasan acuan perpindahan-Usaha oleh gaya Normal dan komponen gaya berat w cos 53°Usaha kedua gaya bernilai nol gaya tegak lurus lintasan-Usaha oleh komponen gaya berat w sin 53°W = w sin 53° . SW = mg sin 53° . SW = 6100,85 = + 240 jouleDiberi tanda positif, arah mg sin 53° searah dengan pindahnya balok.-Usaha oleh gaya gesekCari besar gaya gesek terlebih dahulufges = μ Nfges = μ mg cos 53°fges = 0,1 6100,6 = 0,36 N 3,6 NW = − fges S = − 3,6 5 = − 18 jouleDiberi tanda negatif, arah gaya gesek berlawanan dengan arah pindahnya balokc usaha totalWtotal = +240 joule − 18 joule = + 222 joule8. Sebuah balok bermassa 2 kg berada pada sebuah bidang miring kasar seperti diperlihatkan gambar didorong ke atas oleh gaya F = 25 N hingga bergeser ke atas untuk tinjauan sejauh 5 meter. Gaya gesek yang terjadi antara balok dengan bidang miring sebesar 3 N. Kemiringan bidang 53° terhadap beserta tanda positif atau negatifnyaa usaha oleh gaya Fb usaha oleh gaya gesekc usaha oleh gaya beratd usaha totalPembahasana usaha oleh gaya FW = F . S = + 25 5 = + 125 jouleb usaha oleh gaya gesekW = − f . S = − 35 = − 15 joulec usaha oleh gaya beratW = − mg sin 53° . S = − 2100,85 = − 80 jouled usaha totalWtotal = + 125 − 15 − 80 = 30 jouleSoal Benda seberat 10 N berada pada bidang miring yang licin dengan sudut kemiringan 30°. Bila benda meluncur sejauh 1 m, maka usaha yang dilakukan gaya berat adalah….PembahasanUsaha oleh gaya beratW = mg sin θDari soal telah diketahui bahwa mg = 10 Newton dan θ = 30°, sehinggaW = 10 sin 30° joule10. Sebuah benda massanya 2 kg jatuh bebas dari puncak gedung bertingkat yang tingginya 100 m. Apabila gesekan dengan udara diabaikan dan g = 10 m s–2 maka usaha yg dilakukan oleh gaya berat sampai pada ketinggian 20 m dari tanah adalah…..PembahasanUsaha, perubahan energi potensial gravitasiW = mgΔ hW = 2 x 10 x 100 − 20W = 1600 joule11. Sebuah mobil dengan massa 1 ton bergerak dari keadaan diam. Sesaat kemudian kecepatannya 5 m s–1. Besar usaha yang dilakukan oleh mesin mobil tersebut adalah…PembahasanUsaha perubahan energi kinetik bendaW = 1/2 m Δv2W = 1/2 x 1000 x 52W = 12 500 joule12. Sebuah benda massa 5 kg berada di bagian atas bidang miring yang kecepatan awal benda adalah 2 m/s tentukan usaha yang terjadi saat benda mencapai dasar bidang miring, gunakan percepatan gravitasi bumi di tempat itu g = 10 m/s2 dan sin 53o = 4/5!PembahasanCara pertama Usaha = selisih energi kinetik bendaSaat kecepatannya 2 m/s, energi kinetiknya adalahEk = 1/2 mv2 = 1/2 522 = 10 jouleBerikutnya harus tahu kecepatan benda saat tiba dibawah, cari dulu percepatannyaPercepatan benda pake hukum newtonF = mamg sin 53° = mag sin 53° = a10 × 4/5 = aa = 8 m/s2 Kecepatan benda, rumus glbbVt2 = Vo2 + 2aSVt2 = 22 + 2810Vt2 = 4 + 160 = 164 m/s Di sini dibiarkan dalam bentuk Vt2 saja, karena nanti diperlukan Vt2 .Saat sampai di bawah, energi kinetiknya adalahEk = 1/2 mv2 = 1/2 5164= 410 jouleSehingga,Usaha = selisih energi kinetik bendaW = 410 − 10 = 400 jouleCara kedua W = selisih energi potensial bendaW = mgΔhW = 51010 sin 53° W = 50 104/5 = 400 jouleCara ketiga W = F S gaya dikali perpindahan yang jadi gaya F = mg sin 53°perpindahannya S = 10 mJadinyaW = mg sin 53° SW = 5 104/510 = 400 joule13. Sebuah kotak ditarik sepanjang lantai dengan gaya tetap P = 50 N dengan cos a = 0,8 dengan arah gerak. Gaya lain pada kotak adalah berat w, gaya normal h oleh lantai dan gaya gesek fk = 15 usaha yang dilakukan bila kotak bergerak sepanjang lantai ke kanan sejauh s = 20 m?PenyelesaianP cos a = 50 x 0,8 = 40 NF total = Ptotal - Fk = 40 N - 15 N = 25 NW = F toal x s = 25 N x 20 m = 500 NmJadi, Usaha yang dibutuhkan untuk menggerakkan kotak sepanjang 20 m adalah 500 Berapa banyak usaha energi yang dibutuhkan untuk mempercepat mobil dengan massa 1000 kg dari 20 m/s menjadi 30 m/s?Penyelesaianm = 1000 kgv1 = 20 m/sv2 = 30 m/sW = = 1/ - 1/ = 1/ v22 - v12 = 1/2 . 1000 . 302 - 202 = 500 . 900 - 400 = 500 x 500 = 25000 Nm15. Seorang anak yang massanya 40 kg berada di lantai3 sebah gedung pada ketinggian 15 m dari atas tanah. Hitung energi potensial anak jika sekarang anak tersebut berada di lantai 5 dan berada 25 m dari tanah !Jawaban Diketahui m= 40 kgh= 25 mg = 10 m/s²ditanya Ep . . . ?Jawab Ep = m x g x hEp = 401025Ep = 10000 j Rafiaditya105 Rafiaditya105 Fisika Sekolah Menengah Pertama terjawab Tolong di jawab ya please a. berapa usaha yang di perlukan untuk memindahkan benda ke puncakb. berapa keuntungan mekanisya?c. berapa gaya yang dikerjakan?itu gambarnya beratnya 40kg,panjangnya 8meter, 2meter tingginya Iklan Iklan jasmine186 jasmine186 W = h = =800 joule keuntungan 8/2 = 4w = F .S 800 = F. 8F = 800/ 8 = 100 Newton Iklan Iklan Pertanyaan baru di Fisika sebuah benda di letakkan sejauh 3 cm di depan cermin cembung jika jarak fokus cermin 6 cm. tentukanlah perbesaran bayangan​ dua benda yang berjarak 22 m mengapung diatas permukaan air laut. salah satu benda tersebut berada di atas puncak gelombang dan benda yang lain berada … di dasar gelombang. jika diantara kedua benda terdapat 5 bukit gelombang dan cepat rambat 10 m/s, besar frekuensi gelombang air laut tersebut adalahjika massa jenis air 1000kg/m³ dan gravitasi bumi 10 m/s², tekanan hidrotatis yang di terima ikan sebesar upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru, kecuali​ Air sungai mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah karna ada energi dari luar energi yg dimaksud adalah sebuah teropong medan memiliki lensa objektif pembalik dan okuler . masing-masing dengan kekuatan 2D , 20D , dan 20D jika teropong digunakan melihat o … bjek pada jarak jauh , ternyata mata berakomodasi sejauh 45 cm maka berapa besarnya pergeseran lensa okuler? tolong jawab pakai rumus yg benar​ Sebelumnya Berikutnya Iklan Bidang miring adalah pesawat sederhana berupa bidang datar dengan salah satu sisinya ujungnya berada pada posisi lebih tinggi. Apa kabar adik-adik? Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat. Materi fisika kita kali ini akan membahas tentang pesawat sederhana bidang miring. Materi ini dipelajari oleh siswa SD, SMP kelas 8 dan SMA kelas 10. Seperti yang dipahami, bahwa pesawat sederhana adalah alat bantu untuk memudahkan usaha atau pekerjaan. Di antara sekian jenis alat bantu tersebut, salah satunya adalah bidang miring. Kalian pasti pernah melihat seseorang mendorong barang ke atas truk menggunakan papan kayu yang salah satu ujungnya bertumpu pada bak truk dan ujung yang lainnya menumpu di atas tanah. Mengapa harus menggunakan papan kayu miring, padahal barang tersebut bisa diangkat langsung ke atas truk? Si orang tersebut pasti akan menjawab bahwa barang-barang terasa lebih ringan dan mudah jika naikkan menggunakan papan kayu miring. Mengapa begitu? Nah, alasannya bisa kalian ketahui setelah menyimak materi ini. Baiklah, kita mulai saja materinya... Pengertian Bidang Miring Apa yang dimaksud dengan bidang miring? Dalam fisika, bidang miring adalah sebuah bidang datar dengan salah satu sisinya ujungnya berada pada posisi lebih tinggi membentuk sudut kemiringan tertentu di atas tanah. Bidang miring merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang bekerja dengan cara menambah jarak tempuh benda untuk memperkecil usaha. Bidang miring sering digunakan manusia untuk mempermudah usaha. Alat berfungsi untuk menghubungkan dua tempat dengan ketinggian yang berbeda. Bidang miring kebanyakan digunakan untuk membantu proses pemindahan benda. Bidang miring bisa mempermudah gerakan benda. Untuk memindahkan benda dari suatu tempat ke tempat yang lebih tinggi akan terasa berat jika langsung kita angkat. Namun, dengan bidang miring proses tersebut akan terasa lebih ringan. Prinsip Kerja Bidang Miring Prinsip kerja bidang miring adalah memperbesar atau menambah jarak untuk mengurangi usaha. Jarak tempuh benda ditambah dengan menggunakan permukaan datar dengan salah satu ujungnya dibuat lebih tinggi dengan sudut kemiringan tertentu di atas tanah. Benda akan digerakkan disepanjang permukaan tersebut sehingga posisinya berpindah dari posisi yang lebih rendah ke posisi yang lebih tinggi, atau sebaliknya. Rumus Bidang Miring Besaran-besaran yang terlibat dalam perhitungan bidang miring adalah gaya F, panjang lintasan s, tinggi bidang miring h, dan berat benda w = m . g. Perhatikan gambar berikut ini Berikut ini adalah rumus bidang miring beserta keterangan atau penjelasannya F = h/s . w, Karena, w = m . g, maka rumus di atas bisa ditulis dengan bentuk F = h/s . m . g Keterangan F = besar gaya N h = tinggi bidang miring m s = panjang bidang miring s w = berat benda N m = massa benda kg g = percepatan gravitasi m/s2 Baca Juga Rumus Berat Benda Catatan Jika pada soal tidak disebutkan secara langsung nilai percepatan gravitasi g, maka gunakan nilai umum 10 m/s2. Rumus di atas merupakan rumus untuk mencari atau menghitung gaya pada bidang miring. Untuk mencari besaran lainnya, rumus tersebut cukup dibolak-balik. Berikut ini bentuknya Rumus Bidang Miring Mencari Berat Benda w = s/h . F Rumus Bidang Miring Mencari Panjang s = w/F . h Rumus Bidang Miring Mencari Tinggi h = F/w .s Keuntungan Mekanis Bidang Miring Sebagai pesawat sederhana, bidang miring juga memiliki keuntungan mekanis mekanik. Bidang miring memiliki keuntungan mekanis yang merupakan perbandingan antara berat beban dan gaya, atau perbandingan antara panjang dan tinggi bidang miring. Rumus Keuntungan Mekanis Bidang Miring Berdasarkan definisi di atas, maka rumus keuntungan mekanis mekanik bidang miring dituliskan dengan persamaan KM = w/F atau KM = s/h Keterangan KM = Keuntungan mekanis mekanik bidang miring Keuntungan dan Kelemahan Bidang Miring Keuntungan menggunakan bidang miring adalah memperkecil usaha yang dilakukan dengan menambah jarak tempuh. Bidang miring akan mempermudah gerakan benda dengan bidang yang datar tetapi dibuat miring untuk mengangkat benda ke tempat yang lebih tinggi. Sedangkan, kelemahan atau kerugian penggunaan bidang miring adalah jarak yang ditempuh atau dilalui semakin lebih sehingga untuk menggunakannya diperlukan waktu yang relatif lebih lama. Contoh Penerapan Bidang Miring dalam Kehidupan Sehari-hari Prinsip kerja bidang miring digunakan pada pembuatan jalan-jalan di bukit dan pegunungan, sekrup, resleting, dan tangga. Sekrup bekerja dengan menggunakan prinsip bidang miring. Pada dasarnya, sekrup adalah bidang miring yang melilit pada sebuah silinder. Pada sekrup terdapat silinder dan uliran yang bekerja bersamaan. Jika sekrup diputar satu kali maka kepala sekrup dan sumbu sekrup akan bergerak melingkar satu kali. Berikut ini secara lengkap 5 contoh penerapan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari Tangga Pisau Sekrup Resleting Jalan berkelok Alat yang Termasuk ke dalam Golongan Bidang Miring Ada banyak alat di sekitar kita yang bekerja berdasarkan prinsip bidang miring. Alat-alat yang termasuk ke dalam golongan bidang miring adalah sebagai berikut Pisau Kapak Pahat Paku Sekrup Uliran Dongkrak. Contoh Soal Bidang Miring Berikut ini adalah beberapa contoh soal tentang bidang miring Contoh Soal 1 Bidang miring sepanjang 2 m digunakan untuk menaikan box yang beratnya N ke atas truk dengan gaya sebesar N. Berapakah tinggi bak truk? Jawaban Diketahui s = 2 m w = N F = N Ditanyakan h....? Penyelesaian h = F/w . s = . 2 = 1 m Jadi, tinggi bak truk tersebut adalah 1 meter. Contoh Soal 2 Bidang miring sepanjang 4 m digunakan untuk menaikan benda di ketinggian 1 m. Jika massa benda 60 kg berapa gaya dorong yang di perlukan? Jawaban Diketahui s = 4 m h = 1 m m = 60 kg g = 10 m/s2 Ditanyakan F....? Penyelesaian F = h/s . m . g = 1/4 . 60 . 10 = 150 N Jadi, gaya dorong yang diperlukan untuk menaikkan benda adalah 150 N. Contoh Soal 3 Papan miring sepanjang 2,5 meter digunakan untuk jalur mendorong benda untuk dinaikkan ke tempat dengan ketinggian 1 meter. Jika gaya didorong 50 N. Hitunglah berat benda yang didorong. Jawaban Diketahui s = 2,5 m h = 1 m F = 50 N Ditanyakan w....? Penyelesaian w = s/h .F = 2,5/1 . 50 = 125 N Jadi, berat benda yang didorong adalah 125 N. Contoh Soal 4 Bidang miring digunakan untuk memindahkan benda bermassa 20 kg. Jika gaya geseknya diabaikan, maka besar gaya F yang diperlukan untuk menahan ke bawah adalah... g = 10 m/s2 Jawaban Diketahui m = 20 kg h = 6 m g = 10 m/s2 Panjang bidang miring s dicari menggunakan rumus Phytagoras untuk sisi miring s = √62 + 82 F = h/s . m . g = 6/10 . 20 . 10 = 120 N Jadi, besar gaya F yang diperlukan untuk menahan ke bawah adalah 120 N. Sebuah bidang miring ujung atasnya setinggi 1 meter dari alasnya, sedangkan panjang bidang miring tersebut 4 meter, berat benda yang akan dinaikkan Newton. Berapakah besarnya gaya dorong yang di perlukan bila bidang miring tersebut di anggap licin? F = h/s . w Jadi, besar gaya dorong yang diperlukan adalah 250 N. Sebuah benda yang beratnya N dipindahkan ke suatu tempat yang tingginya 2 meter dengan menggunakan bidang miring. Jarak yang harus ditempuh benda adalah 8 meter. Anggap bidang miring itu licin. a. Berapakah usaha yang harus diberikan untuk mengangkat benda secara langsung? b. Berapakah gaya yang harus dilakukan jika melalui bidang miring? c. Berapakah keuntungan mekanis bidang miring itu? a. W....? b. F....? c. KM...? a. Usaha yang diberikan untuk mengangkat benda secara langsung ke ketinggian 2 meter. W = F . h = w . h = . 2 Jadi, usaha yang diperlukan untuk mengangkat benda secara langsung adalah Joule atau 5 kJ. b. Gaya yang harus dilakukan jika melalui bidang miring F = h/s . w = 2/8 . c. Keuntungan mekanis bidang miring Jadi, keuntungan mekanis bidang miring tersebut adalah 4. Bidang miring adalah bidang datar dengan salah satu sisinya ujungnya berada pada posisi lebih tinggi. Bidang miring dirumuskan F = h/s . w. Gimana adik-adik, udah paham kan materi bidang miring di atas? Jangan bingung lagi yah. Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.

berapa usaha yang dilakukan untuk memindahkan benda ke puncak